BERKAS VENUE · diarsipkan 2026-09 · terakhir diperiksa 2026-09
LMAX Digital — lapisan likuiditas, satu venue per waktu
LMAX Digital Broker Limited operates as an institutional spot cryptocurrency exchange in Gibraltar, regulated by the GFSC for execution and custody services.
LMAX Digital Broker Limited · Gibraltar · skor bukti 55/100
Lisensi, dibaca dari register
| Regulator | Nomor lisensi | Yurisdiksi | Tier | Sumber |
|---|---|---|---|---|
| GFSC | FSC1342B | Gibraltar | tier-2 | buka sumber ↗ |
Klasifikasi tingkat memakai skala yang sama dengan register ritel: tier-2 berarti pengawasan nyata dan pemisahan uang klien, tanpa skema kompensasi investor — jangan salah baca sebagai perlindungan tier-1.
Buku klaim
Klaim yang cukup spesifik untuk difalsifikasi — dan yang tetap menjadi pengukuran venue sendiri.
- 3klaim yang bisa diuji
- 1klaim diukur venue
- 0pusat data bernama
- LMAX Digital is a trading name of LMAX Digital Broker Limited, authorised and regulated by the Gibraltar Financial Services Commission, licence FSC1342B (Gibraltar company 117528) — stated on lmaxdigital.com
- Regulated by the GFSC as a DLT provider for execution and custody services
- Custody uses a tiered offline wallet system based on cold wallets and vault storage
Klaim yang tidak bisa kami verifikasi dari luar
- 'The institutional spot cryptocurrency exchange' positioning and volume/liquidity claims are the firm's own marketing
Perimeter dan cakupan
| Kelas aset | Pusat data | Konektivitas | Klien yang diterima | Ditolak secara eksplisit |
|---|---|---|---|---|
| Spot cryptocurrencies | Institutional cryptocurrency market participants |
Perusahaan yang menerbitkan ruang negatifnya sendiri — menolak siapa, tidak berlisensi di mana — jauh lebih mudah dinilai. Daftar penolakan dianggap pengungkapan, bukan cacat.
Apa yang meja pantau berikutnya
Rencana tindak lanjut yang dilampirkan pada berkas ini — tiap butir diperiksa ulang pada putaran berikutnya, bertanggal dan tetap bisa difalsifikasi.
- Self-measured claims on volume and liquidity
- Tier 2 license limitations